
Kukuhkan Keberlanjutan, Duet Petahana Pimpin Kembali MWC NU Sukodono
SUKODONO, NU Online – Dinamika organisasi di tingkat akar rumput Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sukodono kembali menunjukkan kematangannya. Melalui gelaran Konferensi Wakil Cabang (Konferwacab) V yang dihelat di Gedung MWC NU Sukodono pada Sabtu (24/1/2026), forum tertinggi tingkat kecamatan ini secara mufakat kembali memberikan mandat kepemimpinan kepada petahana.
Bp. K. Zaini kembali ditetapkan sebagai Rais Syuriyah, sementara Gus Himawan Aziz kembali dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmah 2026-2031. Terpilihnya kembali kedua tokoh ini menandai babak keberlanjutan visi besar yang telah diletakkan pada periode sebelumnya.
Kepercayaan Jemaah dan Stabilitas Organisasi
Proses pemilihan yang berlangsung khidmat tersebut mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan konstituen terhadap kinerja kepengurusan sebelumnya. Alih-alih mencari figur baru, forum yang dihadiri oleh utusan dari berbagai Ranting NU se-Kecamatan Sukodono ini lebih memilih jalur stabilitas untuk memastikan program-program strategis yang sedang berjalan tidak terhenti di tengah jalan.
"Ini bukan sekadar soal jabatan, tapi soal keberlanjutan khidmah. Amanah yang kembali diletakkan di pundak beliau berdua adalah bukti bahwa arah gerak organisasi saat ini sudah berada di jalur yang benar," ungkap salah satu peserta konferensi di sela-sela acara.

Menuju Kemandirian dan Transformasi Digital
Dalam laporan pertanggungjawabannya, kepengurusan di bawah arahan K. Zaini dan Gus Himawan Aziz dinilai berhasil meletakkan pondasi kuat, terutama dalam hal pembangunan sarana fisik gedung dan konsolidasi banom. Namun, tantangan lima tahun ke depan diprediksi akan jauh lebih kompleks.
Konferensi V ini menghasilkan beberapa mandat programatik yang menjadi prioritas utama pada periode kedua ini:
Akselerasi Ekonomi Keumatan: Fokus pada penguatan unit usaha mandiri milik MWC NU untuk memastikan organisasi tidak hanya bergantung pada iuran anggota, melainkan mampu mandiri secara finansial guna menyokong kegiatan sosial dan dakwah.
Arus Baru Digitalisasi: Melanjutkan transformasi pendataan anggota berbasis digital serta optimalisasi media sosial sebagai benteng informasi dakwah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah derasnya arus disrupsi informasi.
Sinergi Lintas Sektoral: Mempererat koordinasi dengan Badan Otonom (Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU, IPPNU) agar gerak NU di Sukodono lebih masif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.
Penyelesaian Infrastruktur: Melanjutkan pengembangan fasilitas Gedung MWC NU agar menjadi pusat kegiatan (central hub) bagi pemberdayaan warga Nahdliyin di wilayah Sragen Utara.

"Khidmah Tanpa Batas"
Dalam sambutan pasca-penetapan, Ketua Tanfidziyah terpilih, Gus Himawan Aziz, menegaskan bahwa periode kedua ini akan difokuskan pada penguatan kualitas kader dan manfaat nyata organisasi bagi umat. Ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif dari tingkat cabang hingga ranting.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan para kiai dan sahabat-sahabat semua. Tugas kami ke depan adalah merawat apa yang sudah baik dan melakukan inovasi pada hal-hal baru yang lebih maslahat. Keberlanjutan ini adalah momentum untuk berlari lebih kencang menuju kemandirian jamaah dan jam'iyah," tegas Gus Himawan.
Konferensi V ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh jajaran Syuriyah, membawa harapan besar agar MWC NU Sukodono semakin solid, berwibawa, dan istikamah dalam menjaga garis perjuangan para ulama.
Laporan: Admin Website MWC NU Sukodono Editor: Redaksi Media NU Sukodono Foto: Dok. Panitia Konferwacab V Sukodono